FAKTA

17 09 2010

FAKTA : Sebagian besar orang lebih mendengar apa yang dibilang ama pacarnya ketimbang ortunya sendiri. Contoh kasus adalah kita akan termotivasi untuk menyelesaikan kuliah apabila uda didesak ama pacar. Padahal ortu kita uda ngomong ampe berbusa pun ga dipeduliin. Contoh yang lain adalah banyak nya kasus MBA. Kenapa bisa ada MBA?? Pasti ada yang ngajak dan ada yang meng-iya-kan dan tentunya masi banyak contoh-contoh yang lain yang sebenarnya kita menyadarinya.

FAKTA : Sebenarnya ga ada 1 manusiapun yang mengerti apa yang kita rasakan. Jika ada yang mengatakan “aku ngerti apa yang kamu rasain” , sebenarnya mereka sedang berbohong ato cuma sekedar menghibur doank. Karena pada dasarnya apa kita alami itu ga sama dengan yang orang lain alami. Kalo pun ada yang sama, tapi ga sama persis. Kata lainnya adalah Serupa Tapi Tak Sama. Setiap orang pasti mengalami pasang surut dalam hidupnya. Tapi apakah masalah yang dihadapi dari awal hingga ke titik puncak permasalahan itu sama?? Pasti ga… Yang membedakan adalah beban mental yang diterima setiap orang ketika menghadapi suatu cobaan ato permasalahan tersebut.

FAKTA : Ketika kita mengalami cobaan yang sangat berat untuk kita lalui kita pasti bertanya “apa salah ku??” ato “kenapa aku??”. Sebenarnya manusia itu adalah makhluk yang paling egois yang paling tidak ingin menyadari kesalahannya sendiri (termasuk saya). Pertanyaannya, sesuci apakah kita sehingga kita tidak berhak untuk dihukum seberat itu?? Atau sedosa apakah kita sehingga kita dihukum seberat itu??.

FAKTA : Seorang anak tidak akan memberitahukan kejelekannya terhadap orang tua nya. Mereka lebih nyaman untuk mengakui keaburukannya kepada teman-teman disekitarnya. Misalnya, mereka akan mengakui pada temannya bahwa mereka adalah pencandu, pernah mencuri, gay, lesbian, dan keburukan-keburukan lainnya. Ini bisa dimaklumi karena sang anak mungkin tidak ingin menyaki perasaan orang tuanya. Tapi kalo sebenarnya kita sadari, hal seperti ini secara tidak langsung akan menyakiti perasaan orang tua kita. Karena apa?? Karena apapun keadaan anak nya, orang tua pasti akan sangat bangga terhadap anaknya. Dan bagaimana jika anak yang dibanggakannya tidak seperti yang dipikirkannya?? Note: sampaikan sama ortu kita jangan pernah membanggakan kita dihadapan orang!! Sukur sukur kita emang baik diluar sana, nah kalo kagak…. M-A-L-U

FAKTA : Kita akan sangat mudah terpancing emosinya jika menyinggung masalah yang sensitif. Misalnya, tentang ortu atopun agama. Yang lagi hot sekarang adalah tentang agama. Kenapa sih kita harus terpancing?? Bukannya itu hanya pancingan untuk memperburuk keadaan kita?? Sesuatu yang berlebihan itu ga baik dan fanatik itu termasuk hal yang berlebihan lo… IMO








Follow

Get every new post delivered to your Inbox.