Uncategorized

Kenangan di kota tua…

Dika, ngapain tuh??
Dika, ngapain tuh??

Pukul 06.00 am aku sudah terbangun. Kalau di Aceh jam segini sudah subuh, ternyata di Klang ini belum. Pukul 06.30am baru aku terdengar sayup-sayup suara adzan berkumandang. Iya, disini waktunya lebih cepat 1 jam dibandingkan dengan waktu Indonesia. Semburat senyum terukir di wajahku yang manis ini (yang mau muntah, muntah aja). Yess!!! Morning call masih kalah cepat dengan jadwal aku bangun tidur. Hihihiii…

Kota Tua, Klang
Kota Tua, Klang

Jadwal hari ini adalah melihat-lihat keklasikan kota Klang. Tempat pertama yang dikunjungi adalah Stasiun Kereta Api Klang. Ini merupakan stasiun kereta api tertua di Klang. Walaupun tertua, stasiun ini masi beroperasi dan keadaanpun sangat terawat. Selayaknya stasiun-stasiun yang ada, stasiun ini dipadati oleh penumpang yang akan menggunakan kereta api sebagai alat transportasi (yaiyalaaahh…kan ga mungkin dijadiin tempat buat hangout). Selanjutnya kami bertolak ke Gedung Raja Abdullah. Gedung ini dulunya digunakan untuk penyimpanan senjata pada tahun 1875. Disekitaran gedung ini terdapat kantor Pemadam Kebakaran Klang yang dibangun pada tahun1890an. Sama halnya dengan stasiun kereta api, kantor pemadam kebakaran ini dimasih beroperasi. Walaupun sudah mengalami renovasi beberapa kali, bangunan utama dan desain arsitektur awal masih terawat baik.

Stesen kereta api, Klang
Stesen kereta api, Klang
Gedung Raja Abdullah
Gedung Raja Abdullah
kantor pemadam kebakaran yang masih beroperasi
kantor pemadam kebakaran yang masih beroperasi

Setelah mengunjungi beberapa tempat bersejarah, kami melanjutkan perjalanan ke Kuil Sri Nagara Thendayuthapani. Kuil ini adalah kuil Hindu tertua dan terkaya yang ada di Klang dan kuil ini menjadi salah satu warisan budaya terpenting di Klang. Selain Kuil Hindu Sri Nagara Thendayuthapani disekitaran ini juga terdapat Mesjid India Klang, Gereja Lady of Lourdes dan Rumah Berhala Kwan Inn bagi umat Budha. Walaupun letak tempat peribadatan ini saling berdekatan, toleransi beragama sangat dijunjung tinggi disni. Setiap umat bisa dengan bebas beribadah sesuai dengan kepercayaannya masing-masing tanpa merasa disisihkan. Senang rasanya melihat keakuran antar umat beragama. Semoga ini bisa menjadi contoh untuk daerah-daerah lainnya.

indahnya kerukunan beragama tetap terjaga :)
indahnya kerukunan beragama tetap terjaga 🙂

day2 8

Perjalanan kami pun dilanjutkan ke Galeri Sultan Abdul Azis. Ini merupakan galeri dari salah satu Sultan yang menduduki tahta di Selangor. Ada banyak cara bagi kita untuk mengenang orang tua kita. Ya.. galeri ini adalah persembahan dari H.R.H Sultan Sharafuddin Idris Shah, Sultan Selangor yang ke 9 untuk Ayahandanya tercinta, Sultan Salahuddin Abdul Aziz Shah. Sultan Salahuddin Abdul Aziz Shah memerintah kurang lebih 39 tahun sebagai Sultan Selangor dan 2 tahun sebagai Yang di-Pertuan Agong Malaysia. Galeri Diraja Sultan Abdul Aziz ini menyoroti kekayaan sejarah dan warisan pembentukan Kesultanan Selangor pada tahun 1766. Di Galeri ini menjelaskan tentang Sultan Abdul Aziz Shah mulai dari kisah awal-awal kehidupan kepangeranan beliau, karir dibidang militer dan dikantor-kantor public sampai pada pengangkatannya sebagai Sultan Selangor yang ke 8 pada tahun 1960 dan Yang di-Pertuan Agong pada tahun 1999. Didalam galeri ini banyak menyimpan benda-benda bersejarah yang sering Beliau gunakan semasa hidupnya.

Ini lah bukti kecintaan Sultan Sharafuddin Idris Shah kepada sang Ayahanda. Berhubung aku belum mampu membangun sebuah galeri untuk mengenang Papa, aku kirim doa aja deh ditiap sujudku kepada Allah, SWT. Semoga Beliau mendapat tempat terindah disisi Allah, SWT. 😥 #Terharu

day2 14

day2 15

day2 16

Peninggalan-peninggalan bersejarah
Peninggalan-peninggalan bersejarah

Udah siang dan udah pasti pada kelaparan semua dan kami pun makan siang di Rumah Makan Archana Curry House di kawasan Little India, Klang. Udah pasti menu yang dihidangkan adalah masakan khas India. Naahh…disini hidup pas-pasan terjadi lagi. Pas lagi makan di rumah makan India, pas ada yang hadiahin saree India. OMG… I love saree so much. Ssstt…katanya yang hadiahin saree ini merupakan salah satu anggota dewan disana. Terima kasi Bapak..semoga rezekinya lancara terus ya..hihihii…Kebetulan udah ada 2 koleksi saree dan sekarang nambah lagi. Horaayyy….

Makan siang selesai dan kami pun segera meluncur ke Toko Madura. Disini kami dapat hadiah hiasan tangan khas India. Selanjutnya kami bergegas ke Toko Gayathiri, tempat dimana kami akan diberikan saree. Di toko ada banyak menyediakan berbagai macam jenis saree. Tidak hanya untuk perempuan, untuk lelaki juga ada. Komplitlah pokoknya dan udah pasti bikin pengunjung ileran pengen ngeborong semuanya. Muka capek langsung berubah berseri-seri serasa artis Bollywood. Aaahh…indahnya dunia 😀

dapat hadiah saree... :)
dapat hadiah saree… 🙂
saree yang konon berharga RM8000 (Rp 25.000.000) #Pengsan
Saree yang super cantik….

Ok..selesai dengan kota tua Klang, saatnya basah-basahan di Sunway Lagoon. Wooohhhoooo….Akirnya bisa nyampe juga kesini dari sekian kalinya ke Malaysia. Sunway Lagoon merupakan salah satu water park terbesar di Shah Alam. Wahana-wahana yang disediakan disini keren habiiisss. Sempat coba wahana waterplex 5D nya yang bikin kita merasa seksih sekeluarnya dari situ karena suara jadi serak-serak basah akibat teriak-teriak ga jelas gitu. Tapi beneran deh..wahana ini serunya pake banget. Trus satu lagi perosotan terowongan gitu. Gilak aja, sepanjang perosotan yang tingginya minta ampun itu gelap gulita dan yang kedengaran cuma teriakan aku dan Citra. Belum lagi sempat ditakut-takutin ama si abang instruktur lagi. Huff…Cuma satu kata yang bisa diucapkan… SERUUUU!!!!! Unforgettable moment ever deh pokoknya. Must visit lah..

Sunway Logoon
Sunway Lagoon

Karena kelelahan akirnya kami semua tepar di bus menuju Arenaa Star Luxury Hotel di seputaran Petailing Street. Hotel baru nih. Dekat ama China Town, jadi gampang buat nyari-nyari buah tangan untuk sanak saudara dan handai taulan. Tidak hanya ChinaTown, hotel ini berada ditengah-tengah antara Bukit Bintang dan Merdeka Square. Bisa ditempuh dengan berjalan kaki bagi mereka-mereka yang suka menapaki jalanan yang ramai. Transportasi pun sangat mudah karena berdekatan dengan stesen Pudu Raya, LRT Plasa Rakyat dan MRT Mesjid Jameek. 

Arenaa Star

Arenaa Star Luxury Hotel
Arenaa Star Luxury Hotel
Gedung Muzeum Telekom tepat didepan hotel
Gedung Muzeum Telekom tepat didepan hotel

Setelah selesai beres-beres, kami pun bertemu dengan tim Astutexperiencen. Terima kasih untuk Astutexperience yang sudah memberikan kami member card yang bisa diakses di lebih dari 25000 hotel dan resort didunia. Dengan menggunakan kartu ini dapat memudahkan dalam pembookingan dan check in di resort-resort atau hotel, serta mendapatkan layanan terbaik. Sebagai pemegang kartu anggota, kami juga mendapatkan diskon yang mencapai 60%. Tidak hanya untuk penginapan saja, kami sebagai pemegang kartu ini juga mendapatkan voucher di restaurant dan spa. Begitu banyak kemudahan yang didapat pemegang kartu ini. Untuk mendaftar sebagai member, cukup membayarnya seharga RM150. Tetapi kami mendapatkan kartu ini secara gratis. Wooow…so interesting. Dan yang paling menariknya lagi adalah Astutexperience ini bekerjasama dengan Arenaa Star Luxury Hotel dan Vivatel Hotel Kuala Lumpur salah satu tempat dimana kami akan menginap selama berada di Selangor. Melalui  Astutexperience ini lah akhirnya kami bisa dapat menikmati kemewahan dan kenikmatan dari 2 hotel mewah yang berlokasi strategis tersebut.  So…what should I say?? Speechless!! Aku merasa sangat beruntung. Thank you so much much much… 😀 #BigHug

Thank you AstuteXperience :)
Thank you AstuteXperience 🙂

Ini malam minggu kan yah?? Time to enjoy the night. Sebagian dari kami ada yang ke KLCC Twin Tower dan ada yang ke Petailing Street. Tapi aku dan Dika memilih ke Bukit Bintang, tempat favorit Aku. Karena ada pembangunan MRT, Bukit Bintang malam itu terlihat begitu padat karena ada bagian jalan yang ditutup. Walau bagaimanapun juga suasana gemerlap Bukit Bintang tetap terasa ditambah dengan ornament lampion-lampion menyambut tahun baru Cina terpasang dihampir sepanjang jalan Bukit Bintang. Selamat malam Kuala Lumpur. Izinkan aku memejam mata untuk menatapmu esok hari. 🙂

Gemerlap Bukit Bintang
Gemerlap Bukit Bintang

Arenaa Star Luxury Hotel
49, Level 8, Jalan Hang Lekiu, 50050 Kuala Lumpur
Tel: 603 2022 0962
Fax: 603 2022 0962
http://www.arenaastar.com.my

AstuteXperience
Key Term SDN BHD
Suite 33-01. 33rd floor
Menara Keck Seng,203
Jln Bukit Bintang, 55100 Kuala Lumpur
T : +603-2116 5851
F :  +603-2116 5872 / +603-9059 3445
E :  marketing@astutexperience.com
http://www.astutexperience.com

Advertisements

15 thoughts on “Kenangan di kota tua…

    1. Uda lupa gmn bentuk bukit bintang?? Yang paling bawah itu kan foto bukit bintang…ga bnyk sih krn malam tu kamera aq tetiba hbs batre…yaahh..ngandalin kamera hp lah jd nya.. Dika tuh yg banyak ambil foto dsna…
      Dr semua foto yg aq punya,kyk’a cuma itu yg menarik yaahh…beda jauh dibandingin foto qe…huhuhuuu.. #NangisDipojokan

      1. Foto yang lain juga bagus. Tapi yang satu itu yang paling menonjol buat aku. Sering-sering dipake aja tuh kakmira qe. Biar terasah terus skillnya.. 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s